Wednesday, October 2, 2013

Konfigurasi Web Proxy Pada Mikrotik
Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan mengenai konfigurasi web proxy yang ada di mikrotik. Sebelum memulai konfigurasi ini pastikan terlebih dahulu mikrotik yang kita gunakan sudah terhubung ke jaringan internet dan bisa digunakan. 
berikut :
Buka winbox kemudian connect kan dengan klik pada MAC Address dan kemudian masuk di IP > web proxy > kemudian enable kan proxy > menggunakan port 8080 > cache administrator diganti dengan E-mail kita masing-masing > max cache size di isi “unlimited” kemudian apply dan ok.
Kemudian kita bisa menambahkan NAT yang mengarah ke proxy yaitu dengan membuka IP firewall Nat > chain diisi “dstnat” > protocol nya “tcp” > dst.port nya “80” > kemudian pada action pilih “redirect” ke port “8080” > apply kemudian OK.
Kemudian bisa dicoba pada browser anda, sebelumnya bersihkan terlebih dulu history pada browser tsb.
Proxy akan memudahkan kita dalam membuka halaman web terutama halaman web yang telah kita buka yang akan tersimpan di cache proxy. Contohnya seperti jika kita membuka facebook.com pada awal akan terasa lama karena belum ada di cache proxy, ketika mencoba kedua kali di tab baru maka akan lebih cepat karena proxy tinggal mengambil halaman tersimpan yang telah dibuka tadi.
Sedangkan untuk memblokir kita bisa menggunakan fasilitas di mikrotik melalui IP > web proxy > kemudian pilih menu “Access” > tambahkan, kemudian isi dst.host alamat yang akan di blokir misalkan www.detik.com  > Action “deny” > apply kemudian OK.
Dapat di uji di browser, sebelumnya bersihkan cookiesnya terlebih dahulu. Lalu buka halaman www.detik.com dan pada halamannya akan muncul seperti gambar di bawah ini.
Kemudian bisa dengan cara mengalihkan website yang akan dibuka ke halaman web lain. Yaitu dengan melalui IP > web proxy > Access > kemudian isi halaman web yang akan dialihkan pada dst.host, contohnya, www.yahoo.com > action “deny > kemudian isi redirect to atau akan di alihkan ke halaman mana, contohnya www.google.com > apply kemudian OK.
Cara lain dapat menggunakan ekstensi. Yaitu dengan melalui IP > web proxy > kemudian Access > lalu isi path dengan ekstensi yang akan diblokir, contohnya untuk memblokir music dengan format “mp3”, isikan pada path “*.mp3” > action “deny > comment new web proxy diisi “mp3 blok” > apply kemudian OK. Dengan ini kita tidak bisa mendownload music atau video dengan format atau ekstensi mp3.

Monday, September 23, 2013

Konfigurasi hotspot Dengan menggunakan RB751u

  Mengkonfigurasi hotspot dengan menggunakan  RB751u
Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara konfigurasi hotspot menggunakan RB751u yg mana alat ini sudah di lengkapi dengan wireless, jadi kita tidak perlu lagi menggunakan alat lain seperti acces point dll dan saya  menggunakan modem default dari ISP (internet service provider) yg biasanya modem tersebut mendapatkan IP DHCP automatis, Berikut adalah topologi yang kita gunakan.

LANGKAH-LANGKAH NYA
Buka aplikasi Mikrotik “WinBox”, kemudian di scan, gunakan “MAC Address” untuk pertama kali. User login, yaitu admin, untuk passwordnya di kosongin saja kemudian connect.
Dan Sebelum Memulai Konfigurasi, Kita harus Mereset Settingan dari pabrik, agar Kita Bisa dengan Bebas Mengkonfig Mikrotik Kita. Cara adalah, Pilih “Terminal” Kemudian ketik Perintah “system reset-configuration” kemudian Muncul peringatan Yes or No. Kita ketik “y”, kemudian Tunggu Hingga Winbox Kita Terputus.
 Dan kemudian Buka kembali Winbox Kita, dan Kita Klik “Remove Configuration” Agar Settingan Awal Bisa Ter-reset. Dan Kita Tutup lagi Winbox kita, dan tunggu sampai sekitar 20 detik lalu kita Buka Kembali.

Kita Klik Interfaces dan Kita Ubah Nama nya agar tidak lupa. “Ether1” di ubah menjadi “Ether1-modem”  dan kemudian Klik “OK”. Kemudian Kita Enable Kan W Lan kita dengan cara mengklik tanda “√” dan kemudian kita Ganti Nama nya menjadi wlan1-hotspot Kemudian klik Apply,OK.

Selanjutnya Kita Request DHCP Client dengan cara, Klik IP, kemudian Klik DHCP Client. Kemudian Tambahkan Interfaces “ether1-modem”  Kemudian Klik OK. Dan pastikan Ether1-modem mendapatkan IP Address Modem.
 Kemudian Kita Klik IP, Addresses. Kemudian Tambahkan Adress Untuk Hotsopot, yaitu 192.168.3.1/24 dan pada bagian Interface Pilih wlan1-hotspot kemudian Klik OK.

Kita Atur DNS Kita. Klik IP,DNS. Dan isikan pada Kolom Servers 202.134.1.10 dan tambahkan centang pada tulisan “Allow Remote Request”. Kemudian Klik Apply, OK.

Setelah berhasil langkah selanjutnya kita tambahkan IP Address untuk hotspot. Klik IP – Addresses, tambahkan IP sesuai topologi yang telah dibuat yaitu pada kolom address isikan IP 192.168.3.1/24, dengan interfaces wlan1-hotspot. Apply dan Ok. Usahakan tidak terdapat IP yang sama (satu interfaces hanya untuk satu IP).


Kemudian,tambahkan DNS. Klik IP – DNS, masukkan IP contoh 202.134.1.10 pada kolom Servers. Kemudian beri tanda centang “Allow Remote Requests” agar client request DNS menggunakan IP Gateway. Apply dan Ok.


Langkah selanjutnya kita buat NAT pada Firewall. Klik IP – Firewall – pilih tab NAT,
tambahkan NAT dengan chain=srcnat, Out. Interfaces= ether1-modem di tab General. Kemudian pada tab Action pilih masquerade. Apply dan Ok.

Kemudian share Wireless.dengan cara Klik menu Wireless – Interfaces, klik 2 kali pada wlan1-hotspot. Pilih tab Wireless, dibagian Mode kita ganti dengan “ap bridge” karena akan digunakan untuk sharing, agar client bisa request ke wireless kita. Dibagian SSID kita ganti namanya menjadi Dhafia.net. Apply dan Ok.

Buat Hotspot. Klik IP – Hotspot, pilih Hotspot Setup, isikan seperti dibawah ini:
· Hotspot Interface = pilih wlan1-hotspot, Next.
· Local Address of Network = 192.168.3.1/24, hilangkan centang Masquerade Network, karena sudah kita buat sebelumnya, Next.
· Address Pool of Network = merupakan range IP yang akan disewakan untuk hotspot, pada konfigurasi otomatis terisi: 192.168.3.2-192.168.3.254, karena kita menggunakan traffic 24, Next.
· Select Certificate = None, Next.
· IP Address of SMTP Server = 0.0.0.0 , Next
· DNS Servers = 202.134.1.10, yang merupakan DNS Static yang sudah kita input sebelumnya, Next.
· DNS Name = gunakan nama yang tidak terdapat di internet, kita gunakan dhafia.net, Next.
· Name of Local Hotspot User = admin
· Password for the User = isi dengan password yang kita inginkan contoh “admin”, Next
· Bila berhasil akan muncul “Setup has completed successfully”

Untuk memanajemen bandwidth pilih tab User Profiles pada menu Hotspot. Tambahkan user,
pada tab General seperti contoh dibawah ini :
Contoh 1 :
· User Siswa
· Name : siswa
· Shared Users : 1 (artinya satu user dan password hanya bisa digunakan oleh satu computer
· Rate Limit (rx/tx) : 128k/128k (merupakan bandwidth yang diberikan). Apply dan OK.
· User Tata Usaha
Contoh 2 :
· Name : tata-usaha
· Rate Limit (rx/tx) : 200k/200k. Apply dan OK.

Setelah itu kita buatkan usernya pada tab User di menu Hotspot. Tambahkan user, pada tab
General seperti contoh dibawah ini :
Contoh 1 :
· User : Doni
· Server : all
· Name : Doni
· Password : Doni
· Profile : Siswa (karena doni adalah klien siswa), Apply dan OK.
Contoh 2 :
· User : Apna
· Server : all
· Name : Apna
· Password : Apna
· Profile : Tata-usaha (karena apna adalah klien tata-usaha), Apply dan OK.

Selanjutnya lakukan scan SSID pada jaringan seperti biasa saat kita mau terkoneksi ke internet.
Usahakan computer kita tidak terkoneksi dengan LAN, scan hingga mendapatkan SSID yang
telah kita buat tadi, yaitu Dhafia.net, lalu connect.

Setelah itu buka browser anda, maka secara otomatis kita akan diantarkan ke halaman login
hotspot. Isikan form login dan password dengan user yang telah kita buat tadi yaitu user doni
ataupun apna.

Kita bisa melakukan pengecekan user yang aktif dan pemakaian bandwidth mereka dengan
melihatnya di mikrotik. Login ulang via winbox, pilih menu IP – Hotspot – Active. Maka akan
terlihat user mana yang sedang aktif. Jika kita klik 2 kali, maka kita bisa melihat status
penggunaan bandwidth dari user itu apakah masih dalam tahap yang wajar atau melebihi batas.

Makasih Telah Berkunjung
Kurang Lebihnya Saya Mohon Maaf…

Sunday, September 8, 2013

Pengertian dari Wireless LAN atau WLAN

Wireless LAN (WLAN) adalah teknologi LAN yang menggunakan frekuensi dan transmisi radio sebagai media penghantarnya, pada area tertentu, menggantikan fungsi kabel. Pada umumnya WLAN digunakan sebagai titik distribusi di tingkat pengguna akhir, melalui sebuah atau beberapa perangkat yang disebut dengan Access Point (AP), berfungsi mirip hub dalam terminologi jaringan kabel ethernet. Di tingkat backbone, sejumlah AP tersebut tetap dihubungkan dengan media kabel. WLAN dimaksudkan sebagai solusi alternatif media untuk menjangkau pengguna yang tidak terlayani oleh jaringan kabel, serta untuk mendukung pengguna yang sifatnya bergerak atau berpindah-pindah (mobilitas).



Standarisasi jaringan nirkabel dan pemanfaatannya 

·         IEE 802.11a yaitu standart jaringan wireless yang bekerja pada frekuensi 5 GHz dengan kecepatan transfer datanya mencapai 58 Mbps.
·         IEE 802.11b yaitu standart jaringan wireless yang masih menggunakan frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan trasfer datanya mencapai 11 Mbps dan jangkau sinyal sampai dengan 30 m.  
·         IEE 802.11g yaitu standart jaringan wireless yang merupakan gabungan dari standart 802.11b yang menggunakan frekuensi 2,4 GHz namun kecepatan transfer datanya bisa mencapai 54 Mbps.
·         IEE 802.11n yaitu standart jaringan wireless masa depan yang bekerja pada frekuensi 2,4 Ghz dan dikabarkan kecepatan transfer datanya mencapai 100-200 Mbps.   


Pengertian Access Point Dan Fungsinya

Berikut ini kampus info akan memberikan materi TIK yaitu materi tentang Access Point. Apa sih sebenarnya Access Point itu, barangkali anda mendapat tugas tentang Access Point, maka akan kita jelaskan disini. Access point adalah adalah perangkat, seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan. Pada access point terdapat router built-in, sementara yang lain harus terhubung ke router untuk menyediakan akses jaringan. Dalam kedua kasus, access point biasanya didesain untuk perangkat lain, seperti jaringan switch atau modem broadband.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg24dl4Y55pAxqupBinWRFOOo_FpoKF8hLS8G2O-819QNU5COHqT8tSAxcUxI62Dne02z05AmgaBu0YEKp-Mce2sr7GEv-_2TsheC1SbKq6-GjeyEEan7Xt-HVpIlyvvRSmQn8c7LHGbA/s1600/Pengertian-Access-point-Dan-Fungsinya.gif
Pengertian Access Point Dan Fungsinya

Access point dapat ditemukan di banyak tempat, termasuk rumah, bisnis, dan lokasi publik. Pada kebanyakan rumah, access point adalah router nirkabel, yang terhubung ke DSL atau modem kabel . Namun, beberapa modem mungkin termasuk kemampuan nirkabel, membuat modem itu sendiri sebagai access point. Perusahaan besar sering memberikan beberapa access point, yang memungkinkan karyawan untuk secara nirkabel (tanpa kabel) terhubung ke pusat jaringan dari berbagai lokasi.

access point publik dapat ditemukan di toko-toko, kafe, restoran, perpustakaan, dan lokasi lainnya. Beberapa kota menyediakan poin akses publik dalam bentuk pemancar nirkabel yang terhubung ke lampu jalan, dan benda-benda umum lainnya.



Fungsi Access Point
Access Point berfungsi sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel, di access point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.



Berikut Gambar Topologi Sederhana Dengan 1 Access Point Untuk 3 Client

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1mrUU9rJWslvtuW8Fvllb4bbmFgBLxETj1E5iH611w3giRz_7OKVW4YBolDeV7dnch2alj7m0UbJ8iMMaBA7Eu7dhMiVQGkQUCt2xXBwYEWcrjdlNnJj24wfS-5qmaK8y5h4MXStOOE0/s1600/IC165725.gif