Konfigurasi
hotspot Dengan menggunakan RB751u
Kali ini saya akan menjelaskan
bagaimana cara konfigurasi hotspot menggunakan RB751u yg mana alat ini sudah di
lengkapi dengan wireless, jadi kita tidak perlu lagi menggunakan alat lain
seperti acces point dll dan saya
menggunakan modem default dari ISP (internet service provider) yg
biasanya modem tersebut mendapatkan IP DHCP automatis, Berikut adalah topologi
yang kita gunakan.
LANGKAH-LANGKAH
NYA
Buka aplikasi Mikrotik “WinBox”,
kemudian di scan, gunakan “MAC Address”
untuk pertama kali. User login, yaitu admin, untuk passwordnya di kosongin saja
kemudian connect.
Dan Sebelum Memulai Konfigurasi,
Kita harus Mereset Settingan dari pabrik, agar Kita Bisa dengan Bebas Mengkonfig
Mikrotik Kita. Cara adalah, Pilih “Terminal”
Kemudian ketik Perintah “system
reset-configuration” kemudian Muncul peringatan Yes or No. Kita ketik “y”, kemudian Tunggu Hingga Winbox Kita
Terputus.
Dan
kemudian Buka kembali Winbox Kita, dan Kita Klik “Remove Configuration” Agar Settingan Awal Bisa Ter-reset. Dan Kita
Tutup lagi Winbox kita, dan tunggu sampai sekitar 20 detik lalu kita Buka
Kembali.
Kita Klik
Interfaces dan Kita Ubah Nama nya agar tidak lupa. “Ether1” di ubah menjadi “Ether1-modem” dan kemudian Klik “OK”. Kemudian Kita Enable Kan W Lan kita dengan cara mengklik tanda
“√” dan kemudian kita Ganti Nama nya
menjadi wlan1-hotspot Kemudian klik Apply,OK.
Selanjutnya Kita
Request DHCP Client dengan cara, Klik IP, kemudian Klik DHCP Client. Kemudian
Tambahkan Interfaces “ether1-modem” Kemudian Klik OK. Dan pastikan Ether1-modem
mendapatkan IP Address Modem.
Kemudian Kita Klik IP, Addresses. Kemudian
Tambahkan Adress Untuk Hotsopot, yaitu 192.168.3.1/24
dan pada bagian Interface Pilih wlan1-hotspot
kemudian Klik OK.
Kita
Atur DNS Kita. Klik IP,DNS. Dan isikan pada Kolom Servers 202.134.1.10 dan tambahkan centang pada tulisan “Allow Remote Request”. Kemudian Klik
Apply, OK.
Setelah
berhasil langkah selanjutnya kita tambahkan IP Address untuk hotspot. Klik IP –
Addresses, tambahkan IP sesuai topologi yang telah dibuat yaitu pada kolom
address isikan IP 192.168.3.1/24, dengan interfaces wlan1-hotspot. Apply dan
Ok. Usahakan tidak terdapat IP yang sama (satu interfaces hanya untuk satu IP).
Kemudian,tambahkan
DNS. Klik IP – DNS, masukkan IP contoh 202.134.1.10 pada kolom Servers.
Kemudian beri tanda centang “Allow Remote Requests” agar client request DNS
menggunakan IP Gateway. Apply dan Ok.
Langkah
selanjutnya kita buat NAT pada Firewall. Klik IP – Firewall – pilih tab NAT,
tambahkan NAT dengan chain=srcnat, Out. Interfaces= ether1-modem di tab General. Kemudian pada tab Action pilih masquerade. Apply dan Ok.
Kemudian share Wireless.dengan cara Klik menu Wireless – Interfaces, klik 2 kali pada wlan1-hotspot. Pilih tab Wireless, dibagian Mode kita ganti dengan “ap bridge” karena akan digunakan untuk sharing, agar client bisa request ke wireless kita. Dibagian SSID kita ganti namanya menjadi Dhafia.net. Apply dan Ok.
Buat Hotspot. Klik IP – Hotspot, pilih Hotspot Setup, isikan seperti dibawah ini:
· Hotspot Interface = pilih wlan1-hotspot, Next.
· Local Address of Network = 192.168.3.1/24, hilangkan centang Masquerade Network, karena sudah kita buat sebelumnya, Next.
· Address Pool of Network = merupakan range IP yang akan disewakan untuk hotspot, pada konfigurasi otomatis terisi: 192.168.3.2-192.168.3.254, karena kita menggunakan traffic 24, Next.
· Select Certificate = None, Next.
· IP Address of SMTP Server = 0.0.0.0 , Next
· DNS Servers = 202.134.1.10, yang merupakan DNS Static yang sudah kita input sebelumnya, Next.
· DNS Name = gunakan nama yang tidak terdapat di internet, kita gunakan dhafia.net, Next.
· Name of Local Hotspot User = admin
· Password for the User = isi dengan password yang kita inginkan contoh “admin”, Next
· Bila berhasil akan muncul “Setup has completed successfully”
Untuk memanajemen bandwidth pilih tab User Profiles pada menu Hotspot. Tambahkan user,
pada tab General seperti contoh dibawah ini :
Contoh 1 :
· User Siswa
· Name : siswa
· Shared Users : 1 (artinya satu user dan password hanya bisa digunakan oleh satu computer
· Rate Limit (rx/tx) : 128k/128k (merupakan bandwidth yang diberikan). Apply dan OK.
· User Tata Usaha
Contoh 2 :
· Name : tata-usaha
· Rate Limit (rx/tx) : 200k/200k. Apply dan OK.
Setelah itu kita buatkan usernya pada tab User di menu Hotspot. Tambahkan user, pada tab
General seperti contoh dibawah ini :
Contoh 1 :
· User : Doni
· Server : all
· Name : Doni
· Password : Doni
· Profile : Siswa (karena doni adalah klien siswa), Apply dan OK.
Contoh 2 :
· User : Apna
· Server : all
· Name : Apna
· Password : Apna
· Profile : Tata-usaha (karena apna adalah klien tata-usaha), Apply dan OK.
Selanjutnya lakukan scan SSID pada jaringan seperti biasa saat kita mau terkoneksi ke internet.
Usahakan computer kita tidak terkoneksi dengan LAN, scan hingga mendapatkan SSID yang
telah kita buat tadi, yaitu Dhafia.net, lalu connect.
Setelah itu buka browser anda, maka secara otomatis kita akan diantarkan ke halaman login
hotspot. Isikan form login dan password dengan user yang telah kita buat tadi yaitu user doni
ataupun apna.
Kita bisa melakukan pengecekan user yang aktif dan pemakaian bandwidth mereka dengan
melihatnya di mikrotik. Login ulang via winbox, pilih menu IP – Hotspot – Active. Maka akan
terlihat user mana yang sedang aktif. Jika kita klik 2 kali, maka kita bisa melihat status
penggunaan bandwidth dari user itu apakah masih dalam tahap yang wajar atau melebihi batas.
tambahkan NAT dengan chain=srcnat, Out. Interfaces= ether1-modem di tab General. Kemudian pada tab Action pilih masquerade. Apply dan Ok.
Kemudian share Wireless.dengan cara Klik menu Wireless – Interfaces, klik 2 kali pada wlan1-hotspot. Pilih tab Wireless, dibagian Mode kita ganti dengan “ap bridge” karena akan digunakan untuk sharing, agar client bisa request ke wireless kita. Dibagian SSID kita ganti namanya menjadi Dhafia.net. Apply dan Ok.
Buat Hotspot. Klik IP – Hotspot, pilih Hotspot Setup, isikan seperti dibawah ini:
· Hotspot Interface = pilih wlan1-hotspot, Next.
· Local Address of Network = 192.168.3.1/24, hilangkan centang Masquerade Network, karena sudah kita buat sebelumnya, Next.
· Address Pool of Network = merupakan range IP yang akan disewakan untuk hotspot, pada konfigurasi otomatis terisi: 192.168.3.2-192.168.3.254, karena kita menggunakan traffic 24, Next.
· Select Certificate = None, Next.
· IP Address of SMTP Server = 0.0.0.0 , Next
· DNS Servers = 202.134.1.10, yang merupakan DNS Static yang sudah kita input sebelumnya, Next.
· DNS Name = gunakan nama yang tidak terdapat di internet, kita gunakan dhafia.net, Next.
· Name of Local Hotspot User = admin
· Password for the User = isi dengan password yang kita inginkan contoh “admin”, Next
· Bila berhasil akan muncul “Setup has completed successfully”
Untuk memanajemen bandwidth pilih tab User Profiles pada menu Hotspot. Tambahkan user,
pada tab General seperti contoh dibawah ini :
Contoh 1 :
· User Siswa
· Name : siswa
· Shared Users : 1 (artinya satu user dan password hanya bisa digunakan oleh satu computer
· Rate Limit (rx/tx) : 128k/128k (merupakan bandwidth yang diberikan). Apply dan OK.
· User Tata Usaha
Contoh 2 :
· Name : tata-usaha
· Rate Limit (rx/tx) : 200k/200k. Apply dan OK.
Setelah itu kita buatkan usernya pada tab User di menu Hotspot. Tambahkan user, pada tab
General seperti contoh dibawah ini :
Contoh 1 :
· User : Doni
· Server : all
· Name : Doni
· Password : Doni
· Profile : Siswa (karena doni adalah klien siswa), Apply dan OK.
Contoh 2 :
· User : Apna
· Server : all
· Name : Apna
· Password : Apna
· Profile : Tata-usaha (karena apna adalah klien tata-usaha), Apply dan OK.
Selanjutnya lakukan scan SSID pada jaringan seperti biasa saat kita mau terkoneksi ke internet.
Usahakan computer kita tidak terkoneksi dengan LAN, scan hingga mendapatkan SSID yang
telah kita buat tadi, yaitu Dhafia.net, lalu connect.
Setelah itu buka browser anda, maka secara otomatis kita akan diantarkan ke halaman login
hotspot. Isikan form login dan password dengan user yang telah kita buat tadi yaitu user doni
ataupun apna.
Kita bisa melakukan pengecekan user yang aktif dan pemakaian bandwidth mereka dengan
melihatnya di mikrotik. Login ulang via winbox, pilih menu IP – Hotspot – Active. Maka akan
terlihat user mana yang sedang aktif. Jika kita klik 2 kali, maka kita bisa melihat status
penggunaan bandwidth dari user itu apakah masih dalam tahap yang wajar atau melebihi batas.
Makasih
Telah Berkunjung
Kurang Lebihnya Saya Mohon Maaf…
Kurang Lebihnya Saya Mohon Maaf…

